Senin, 22 Oktober 2018

*ANAK ANAK PEWARIS PERADABAN*



Anak anak kita sekarang ini,  adalah pewaris peradaban dimasa yang akan datang bukan?

Lalu apakah yang sudah kita persiapkan sebagai ibu dari pewaris peradaban tersebut,  sebelum datang masa itu?

Masihkah kita galau memikirkan jerawat yang tak kunjung hilang dengan mencari kosmetik paling cocok dan terbaik, tak peduli harganya berapa.

Sementara untuk sebuah buku yang sejatinya ilmu untuk membekali masa depan anak anak, selalu kau bilang mahal.

Masihkah kita galau untuk hangout nanti pake baju yang mana yaa? Kok bajuku cuma itu itu aja ya. Padahal baju sudah satu lemari penuh, tapi kita tak pernah berhenti lapar mata hanya untuk sekedar gaya.

Akan tetapi untuk sebuah buku, kita mencoba mencari yang semurah mungkin, itupun  kalau ada uang sisa belanja.

Kita sibuk mengkursuskan anak anak agar cepat bisa membaca, tapi abai untuk mengajarkan anak cinta membaca.

Lalu peradaban seperti apa yang ingin kita bangun untuk masa yang akan datang?

-umi-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Untuk Bermain, Aku Diciptakan

Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesunggu...