Sabtu, 01 Desember 2018

NOTULA KULWAP SHIRAH & PARENTING

Hari, tanggal: Kamis 29 November 2018
Tempat: Grup Shirah & Parenting Riau 2
Pemateri: Bunda Bidadari  (Savitry Indrawardhani)
Admin Grup: dr. Merna Noviarni
Moderator: DP Anggi, S. IP
Notulis: DP Anggi, S. IP

┏﷽🍃🌹🌹━━━━━━━━━━━━┓
 ✍🏻BAHAGIA MENDIDIK ANAK PEREMPUAN

┗━━━━━━━━━━━━🌹🌹🍃━━━┛

🌸Biodata Singkat Bunda Bidadari🌸
atau yg akrab dipanggil dengan Bunda IIN 😍😍
Nama   : Savitry Indrawardhany
TTL       : Cisarua, 18 Juni 1974
Alamat  : Perum Kalisuren Paradise A3/7 Rt 04/07 Desa&Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten  Bogor 16320
Status  : Menikah
Suami :  Miftahudin,  S. Ag.
Fb.        : Savitry Indrawardhany
Motto Hidup  :
Belajar Untuk Ibadah. Berprestasi Untuk Dakwah. Bermanfaat Nyata Untuk Umat
Anak: 3   (Anak ketiga meninggal ketika lahir)
Riwayat pendidikan :
S1 IISIP Lenteng Agung (Cumlaude tahun 2000)
Au- Pair Mädchen di Wiesbaden Jerman 1993-1994
SMUN 8 Bukit Duri Jakarta Selatan
SMPN 115 Tebet Jakarta
Bahasa Asing : Inggris dan Jerman

Kegiatan :
☆ Pengelola Taman Kreativitas Keluarga Pelangi (Taman Baca, Rumah Tahsin&Tahfizh, Rumah Usaha, Rumah Belajar)
☆ Pendongeng
☆ Pemateri di berbagai acara training dan seminar parenting qur'ani
☆ Konsultan Pustaka Keluarga Muslim Bahagia (Sygma, Tazkia, Rumah Pensil, Alqolam, dll)
☆ Mengikuti program Au-Pair Mädchen,  Wisbaden, Jerman, 1993-1994
☆ Penggagas dan Koordinator Gerakan Cerdas Media  ( Media Literacy Movement) level SD Se-Jabodetabek, bekerja sama dengan UNICEF, UNESCO, LIPI, 2000-2003

Aktivitas terkini:
a. Quranic Parenting Motivator (training, seminar, diskusi, kulwapps, acara radio, dll)
b. Trainer FAST Generation (Trainer Sanlat keluarga karyawan Bank Mandiri Pusat Jakarta, 2O15. Berbagai seminar dan training FAST values di berbagai komunitas di Jadebotabek 2O13-sekarang)
c. Konsultan Pustaka Keluarga Muslim (Sygma, Tazkia, Rumah Pensil, dll).
d. Sedang menyusun draft buku inspirasi Keluarga Muslim  'Diary Bunda Bidadari'
dan buku perdana bersama anak.
e. Familyschooler.


Biodata Admin:

Nama: Merna Noviarni
Usia: 28 tahun
Istri dari: Gusroni Putra
Anak: 2 orang laki-laki

Aktivitas: IRT, Dokter, Sygma Learning Consultan (konsultan produk buku sygma) dan konsultan mainan edukasi dan produk Quran (EPC).

               📝MATERI📝

*Bahagia Mendidik Anak Perempuan*
( Oleh : *Savitry Indrawardhany, _Bunda Bidadari_* )

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Ketika Allah menakdirkan kita menjadi ibu dari anak-anak kita, ada hal penting yang perlu kita cermati. Perbedaan gender anak kita akan  MEMBEDAKAN CARA kita mengasuh mereka.

Mengapa?

Karena perbedaan gender yang telah Allah tetapkan sejak mereka masih dalam kandungan kita, menentukan PERAN UTAMA mereka sebagai manusia sejati di muka bumi.
Peran kelelakian dan peran keperempuanan.
Peran keayahan dan peran kebundaan.

Kita tentu meyakini bahwa tak ada yang sia-sia dalam semua ketentuan Allah ( QS 3:191).  Pun dalam penentuan jenis kelamin kita dan anak cucu keturunan kita.

Alquran menjelaskan secara gamblang bahwa memang BERBEDA cara mendidik anak perempuan dengan anak lelaki. Semua disesuaikan dengan keutamaan masing-masing. Allah telah titipkan  modal sesuai kebutuhan masing-masing. Itulahnya sebabnya, dalam ajaran Islam amalan-amalan utama tiap gender itu berbeda. Beda model, juga beda pahalanya

Hal penting dan mendasar seperti ini yang harus kita pahami terlebih dahulu.
Dan ini ranahnya di aqidah. Di keyakinan. Di hati. Baru bisa kita melangkah ke akal untuk mencoba lebih memahami dan mendapatkan hikmah.

Mari kita buka surah Ali Imran QS 3: 33-35. Ibundanya bunda Maryam curhat kepada Allah ketika ia kaget, 'ternyata' melahirkan seorang bayi perempuan. Padahal sejak tahu ia hamil,  ia bernazar hendak mewakafkan anaknya untuk agama Islam.

_Ia berkata, " Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan." Padahal Allah tahu apa yang ia lahirkan, dan *laki-laki tidak sama dengan perempuan*_ . ( Ali Imran QS 3: 34)

Dalam Alquran, satu-satunya nama perempuan yang disebut adalah Maryam binti Imran. Ini menegaskan keutamaaan sosok seorang Maryam. Layaknya kita pahami lebih dalam tentang karakter seorang Maryam, sehingga kita bisa mengajarkan keutamaan itu kepada anak perempuan kita.

❓Lalu, bagaimana cara kita mendidik anak perempuan?

Pertama, pahami dahulu, *apa _amalan utama bagi  wanita_ dalam ajaran Islam?*

Rasulullaah saw menjelaskan bahwa ada *4 amalan utama bagi kaum wanita beriman* , yaitu :

1. Shalat  5 waktu tepat waktu ( QS 29:45)
2. Shaum di bulan Ramadhan
3. Menjaga kehormatan
4. Taat pada suami (yang sesuai syariat agama)
Barangsiapa menjaga keempat amalan itu, ia bisa masuk surga dari pintu manapun yang ia suka.
( HR Ibnu Hibban)

Dari hadits di atas,  coba kita renungkan keistimewaan bagi kaum wanita yang Allah berikan. Betapa mudah jalan  kita untuk masuk surga, bahkan boleh memilih masuk dari pintu manapun yang kita suka?

Jika kita simak keempat amalan utama itu, dua amalan pertama berhubungan dengan Allah. Dan semua itu adalah amalan wajib bagi semua Muslim. Bayangkan, Allah begitu memudahkan kaum wanita 'hanya' diminta melakukan dua amalan wajib yang 'mudah' dilakukan oleh semua Muslim, namun sudah dijamin boleh masuk surga dengan keistimewaan memilih pintunya😍.

Ini petunjuk bahwa kaum wanita *wajib paham aturan agama*.  Agar ia bisa sukarela menjalani kewajiban dasarnya sebagai hamba Allah dengan harapan besar: meraih ridho Allah, sehingga layak masuk surga secara istimewa.

Lalu di kedua amalan selanjutnya, berhubungan dengan interaksi dengan orang lain.

Amalan ketiga, _menjaga kehormatan bagi wanita_  ini ditegaskan pula oleh Allah dalam surah *An Nuur QS 24 : 31*.
Ayat yang panjangnya 2/3 halaman ini menjelaskan perintah Allah kepada wanita beriman agar:
1. Menahan pandangan
2. Menjaga kemaluan
3. Jangan menampakkan perhiasan kecuali yang biasa dilihat
4. Menutupkan khimar (kerudung) hingga ke dada
5. Jangan menampakkan aurat yang boleh dilihat kecuali kepada orang-orang yang disebut di ayat ini
6. Jangan sengaja memamerkan perhiasan agar diketahui orang lain.

Dari petunjuk Allah ini kita bisa memahami kecenderungan/fitrah kaum wanita yang bisa membawanya ke surga atau ke neraka.

Di amalan keempat, Rasul saw menegaskan bahwa _taat kepada suami_ bisa menjadi jalan seorang wanita masuk surga.  Tentu saja prinsip taat kepada suami tak boleh menyelisihi aturan Allah dan Rasulullaah saw. Tak boleh menyalahi Alquran dan Assunnah.

Dalam hal taat kepada suami, Rasulullaah saw memberi 'warning' kepada kaum lelaki dalam haditsnya yang masyhur, ' Sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik kepada istrinya. Dan aku adalah yang paling baik kepada istriku.'

Rasulullah saw menegaskan pesan penting bagi kaum lelaki yang beriman agar menjaga baik-baik istrinya sesuai aturan agama, sehingga ia layak ditaati oleh istrinya.

Merenungi keempat amalan utama wanita itu, kita menemukan pesan bahwa 2 amalan pertama berhubungan dengan Allah langsung. Dua amalan berikutnya berhubungan dengan lelaki. Khususnya suami. Peran suami sangat penting bagi seorang istri agar mudah meraih surga.

Dari 4 amalan utama wanita itu, Rasulullaah saw hendak mengajarkan 'keterampilan hidup' yang wajib dikuasai oleh  kaum wanita :

1. Shalat : mencegah dari fakhsya dan munkar
Fakhsya : kejahatan batin (iri, dengki, suka membuat kerusuhan)
Munkar : kejahatan fisik

2.Shaum : melatih agar tak konsumtif, dimulai dalam urusan syahwat perut ( makanan/minuman), tidak merepotkan diri dalam urusan makanan.

3. Menjaga kemaluan : genit hanya boleh kepada suami

4. Taat kepada suami : dilatih agar tidak mendebat suami dalam urusan syariat agama. Menahan nafsu akal adalah bentuk kecerdasan utama wanita  ( baca penjelasan QS 43: 18) .

Jadi, jika kita serius melatih keempat amalan di atas  kepada anak perempuan kita,  mereka dilatih untuk memiliki *sifat IMSAK, menahan diri* . Sehingga wanita solihat yang cerdas dikenal dengan keutamaannya memiliki sifat *sabar, tahan banting dan qona'ah* .

Berbeda dengan lelaki yang diperintahkan Allah  untuk *optimal dalam berusaha* , maka wanita 'hanya' diutamakan dan  diperintahkan untuk *MENJAGA HATI*

Dari kajian surah Maryam pun Allah memberikan petunjuk tentang bagaimana bisa menjadi wanita yang taat agar terjamin rezekinya dengan sangat baik  oleh Allah.

Allah tak mewajibkan kaum wanita untuk beribadah sunnah, tak mewajibkan wanita bekerja mencari nafkah, tak pula memerintahkan untuk berjihad ke luar rumah,  namun menjamin wanita bisa mudah masuk surga dengan 4 amalan utama di atas. 

Allah berkisah di Alquran tentang jaminan rezeki terbaik bagi wanita yang taat beribadah seperti rezeki makanan yang sangat istimewa kepada Maryam. Simaklah bagaimana Allah berkisah tentang Maryam hingga Allah karuniakan hadirnya Isa as melalui rahim mulia beliau. Lalu dimulailah kisah hidup seorang anak istimewa nan mulia ini, Isa as.

Kesolihan pasangan Imron, diganjar Allah dengan hadirnya seorang Maryam yang dimuliakan Allah, dilanjutkan dengan hadirnya salah satu nabi mulia, Isa as. Lalu dalam Alquran kita temuan banyak kisah tentang Isa as dan kaumnya.

Belajar dari kisah Maryam as, juga hadits nabi di atas, kita bisa menyerap nilai-nilai keperempuanan yang Allah ridhoi.

Pahamkan ke anak perempuan bahwa rezeki Allah itu terjamin bagi semua hambaNya. Bahwa jika ia perlu belajar ilmu *menjemput rezeki* dari Maryam binti Imran, agar rezeki Allah langsung datang kepada kita :
1. Jaga kesucian diri
2. Perbanyak ruku' dan sujud ( QS 3:43)
3. Pelayan rumah Allah
Sehingga doa-doanya maqbul.

*Kekuatan DOA*  seorang wanita sangatlah kuat. Kekuatan doa seorang ISTRI dan IBU sangatlah berpengaruh untuk kehidupan suami dan anak. Dan *kualitas doa seorang wanita ditentukan oleh _kualitas kedekatannya kepada Allah SWT_* .

❗Maka, tugas bagi orangtua,  ilmu utama yang perlu dibekalkan ke anak adalah :

*1. Ilmu agama*
 🌷Tumbuhkan *_rasa cinta Allah_* kepada anak, sehingga anak perempuan kita  RELA dan MENIKMATI masa  beribadah kepada Allah
 🌷 *_Dekatkan dengan Alquran_*  agar anak dibekali dengan perkataan terbaik.
 🌷 *_Akrabkan dengan kisah siroh nabi_*  agar anak mendapat contoh terbaik.
🌷Kisahkan *kehidupan ibunda para ulama dan mujahid* agar ia memiliki referensi pahlawan wanita Islam yang sebenarnya.
🌷Pahamkan *_fiqih ibadah_ * kepada anak, dari fiqih thoharoh sejak usia 3 thn, hingga fiqih shalat,  shaum, dan *fiqih wanita* secara umum
🌷Pahamkan *aturan-aturan agama dalam urusan muamalah* . Umar bin Khattab ra pernah memberi pesan kepada kaum mukminin agar memahamkan *makna surah AnNuur*   kepada anak-anak perempuannya.

*2. Ilmu dunia*
🍁Ilmu *bahasa Arab*, agar lebih bisa memahami isi Alquran, siroh dan kitab fiqih wanita
🍁 Ilmu *melayani suami* , agar bisa optimal memberikan amalan terbaik terhadap suami kelak ( keterampilan mengurus tubuh, memahami nutrisi makanan dan pengobatan nabawi,  keterampilan memijat, keterampilan berkomunikasi )
🍁Ilmu *tahapan perkembangan anak SESUAI FITRAH* , agar memiliki keterampilan untuk bersyukur dan bersabar ketika mengasuh anak
🍁Ilmu *teknik berkomunikasi positif*. Wanita harus memiliki keterampilan berkomunikasi tingkat tinggi, karena semua sikap hati, ucapan dan geraknya akan memengaruhi kesuksesan hidup suami dan anak-anaknya.
🍁Untuk pengembangan fitrah bakatnya, fasilitasi agar ia bisa membangun 'kerajaannya' di rumah dan melibatkan tahapan pengasuhan keluarga dalam mengasah bakatnya.
🍁 Fasilitasi anak perempuan untuk belajar ilmu setinggi2nya, sebagai bekal untuk *mendidik anak* kelak. Karena mitokondria kecerdasan seorang anak diturunkan dari sang ibu, maka seorang ibu yang yang beriman dan berilmu akan mudah mendidik anak-anaknya menjadi para ulama dan mujahid yang dibutuhkan oleh umat.

Jadi, bagi para ortu, kamar anak wanita harus dibuat nyaman dan luas. Beda dengan kamar anak lelaki, sebaiknya secukupnya saja..., tak boleh terlalu nyaman. Karena medan jihad utama lelaki setelah mendidik keluarganya kelak adalah di luar rumah.

Pahamkan ke anak wanita bahwa medan jihadnya yang utama adalah *di dalam rumah* , mencetak generasi rabbani .
Bukti imannya kepada Allah harus berwujud ketaatan kepada suami. Maka ia harus cerdas dalam memilih calon ayah bagi anak-anaknya. Ia akan menjadi *hadiah terbaik*  bagi orangtua, suami dan anak-anaknya.

_Dunia ini adalah perhiasan. San sebaik-baik perhiasan adalah *wanita solihat*_

Rasulullaah saw bersabda, _"Yang sempurna dari kalangan lelaki itu banyak. Sedangkan yang sempurna dari kalangan wanita itu hanya Asiah binti Fir'aun, Maryam binti Imran dan Khadijah binti Khuwailid. Sedangkan keutamaan Aisyah dibandingkan wanita-wanita lain seperti kelebihan makanan daging kuah dan roti dari makanan-makanan lain." (HR Bukhari Muslim)_

Jadi, tekankan ke anak, sudah tak ada wanita sempurna di dunia ini.  Cukuplah ia meneladani wanita-wanita beriman yang Allah dan Rasulullaah saw jelaskan kepada kita. Namun, demi kebahagiaan hidup untuk bisa membentuk keluarga qurrota a'yun seperti di Alquran, minta kepada Allah agar diberi lelaki sempurna dan persiapkan diri untuk menjadi istri  dan ibu dari lelaki sempurna yang Allah titipkan kepadanya kelak.

Buat anak wanita kita  *bahagia dan bangga* dengan bertumbuh menjadi *wanita  yang dekat dengan Allah* , bahagia untuk membangun surganya di rumahnya sendiri.

_Baiti Jannati_ , rumahku surgaku , kata Nabi tercinta. Pasti dibutuhkan seorang ratu bidadari di rumah surga itu.

Persiapkan  anak perempuan kita menjadi ratu bidadari di rumah tangganya kelak. Semoga Allah meridhoi.

Allahu a'lam

               💞BA'DA MATERI💞

Salam kenal, saya Bunda Bidadari dari Silmi (ganteng mau 12 thn) dan 'Ulya ( cantik 10 thn 8 bulan)

Silmi sekarang kelas 6 SD di sekolah alam School of Universe Parung. InsyaAllah lulus SD mau tidak sekolah lagi..jadi di HS-kan. 'Ulya sdh full homeschooling sejak awal.
Pengalaman saya mendampingi mereka bertumbuh kembang hingga jelang baligh sekarang (skrg masa kritis yang bikin ngeri2 sedap😅🤭), membuat saya mensyukuri keputusan tepat ketika mereka masih sgt belia, untuk lsg membedakan cara mengasuh mereka.
Dan itu berhubungan lsg dg kurikulum personal masing2 dalam keseharian mereka.

syukur kita sbg umat muslim sdh memiliki contoh detil peninggalan para ulama terdahulu, yang berhasil membukukan langkah2 mendidik anak dari para nabi dan sahabat.
jadi, kita sekarang tinggal serius mencari, mempelajari dan mengikuti langkah2 sukses mereka saja.
ga perlu bikin metode2 baru lagi🤭

Ttg anak perempuan, di rumah, walau 'Ulya sdh saya bekali keterampilan mengurus rumah, namun dlm poin2 tertentu tetap Silmi yang saya latih untuk mengurus rumah.

Khusus 'Ulya,  saya sedang mendampinginya untuk memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik..melalui aktivitas berorganisasi dg sesama HSer, juga dg tmn yang sekolah.

Lalu sedang saya bekali pendalaman  ilmu2 fiqih wanita sesuai usianya.

Seperti hari ini, saya baru mengantarkannya ikut kelas manasik haji bersama teman2 HSnya...
Juga 2  bulan lalu saya ikutkan kelas seksualitas dan pubertas untuk anak perenpuan.

Ini penting. Karena membahas fiqih thoharoh, juga fiqih gaul (baca: muamalah) yang hrs dia pahami.

Selain itu, untuk kemampuan komunikasi, ia saya ikutkan kelas literasi anak..agar kemampuan menulisnya terasah...

Ini adalah modal besar baginya untuk menjadi istri yang komunikatif dan ibu yang asyik diajak ngobrol ama anak.

Sejak usia 8 thn, ia mulai aktif membuka pustaka sendiri ktika kami i'tikaf.

Sejak usia 9 thn ia saya tambahkan 'peran' memegang kelas *school on air* selama bulan Ramadhan.

Dia bertugas membacakan buku2 pilihan ke warga di sktr rumah dg menggunakan sound system..Ia atur tmn2 nya yang bertugas baca apa dan kapan.

Ini akan melatih dirinya untuk mau membaca DAN membacakan buku ke orla. Modal dasar agar dia enjoy berkisah ttg isi Alquran dan sunnah  ke anak2nya kelak.

Selain itu, ia juga sudah mulai berjualan sejak usia 8 thn, untuk *sedekah ke palestina*

saya tekankan, anak wanita jika mau mencari uang, bukan untuk menafkahi diri sendiri, tapi untuk sedekah.

Karena nafkah dirinya sdh ditanggung oleh para walinya. dan ia hrs berusaha   .emuliakan para wali agar mau menafkahi dirinya.

Sama spt bunda Khadijah ra, yang menyedekahkan seluruh hartanya untuk kepentingan dakwah Islam.

Bukan untuk menafkahi suami dan keluarganya..karena Nabi Muhammad saw adl lelaki mulia yang dilarang menerima sedekah dari siapa pun (apalagi dari istri ya🤭).

Prinsip berpikir yang benar ttg makna nafkah dan rezeki ini yang perlu dipahamkan sejak awal kepada anak.

Jadi kita tak salah jalan dlm mempersiapkan anak perempuan kita.

              💞TANYA JAWAB💞

1. Bagaimana cara ibu bekerja mendidik anak perempuan. Sementara intensitas waktu dg anak perempuan sangat terbatas. Setelah urusan penanaman aqidah dan pembiasaan amal shalih, sejak mulai usia berapa anak perempuan dibebani dg pekerjaan rumah tangga dlm rangka mempersiapkan kemandiriannya.

🌹Jawab🌹

Untuk seorang ibu, intensitas waktu bersama anak wanita itu dominannya di usia 0-10 thn lho. Jadi jangan smp kalahkan *hak anak* belajar melihat keseharian ibunya dibrumah dg urusan2 dunia lain apalagi yang urusannya  keluar rumah.

Di usia penting ini (0-10 thn), anak perempuan perlu contoh nyata ttg peran jihd utama para wanita di rumah.

Cara melatihnya? Sejak usia 3 thn sudah dilatih secara bertahap.
Dari mampu membersihkan tubuh sendiri ( fiqih thoharoh: berwudhu, membersihkan alat kelamin, dubur) , membersihkan tempat tidur, menyiapkan makanan.
Sejak usia 4 thn, biasakan anak menyiapkan makanan sendiri dan mulai melayani ortu/adik.
Memilah pakaian kotor dan bersig
Mulai usia 5 thn latih memasukkan pakaian bersih ke lemari, membersihkan tmpt tidur..
Mulai 6 thn latih bebersih rumah dan dasar2 memasak

TAPI jelaskan, itu BUKAN kewajibannya, namun menjadi keutamaan krn mempermudah dirinya untuk enjoy beribadah ke Allah.

Jika rumah rapi, ia akan lbh enjoy tilawah Alquran, menbaca buku siroh, shalat, belajar apa pun

Ia belajar melayani anggota keluarga, agar terasah kepekaannya sebagai wanita, mengenal sifat unik dan kebutuhan masing2 anggota keluarga.


Contoh, 'Ulya TAHU apa suguhan kesukaan saya, ayahnya, juga mas dan ponakannya. Ia bisa MENYIAPKAN sesuai kesukaan dan kebutuhan masing2.

Ini mengasah sifat empati, juga mengasah keterampilan kinerja melayani anak perempuan.

Ulya juga TAHU jika mau ada pengajian di rumah, waktu subuh, waktu magrib, mau tidur, rumah hrs rapi agar bisa ibadah tenang dan istirahat tenang... Jadi ia jaga rumah agar bersih dan siap pakai di waktu2 penting di atas.

Ada pelatihan2 kemandirian khusus bagi anak wanita, dari usia 0-3, 3-6, 7-10, 10-14 dst.


Untuk anak usia 10 thn, hrs sdh punya murobiah (guru aqidah yang berkomunitas) untuk mengasah keilmuan agamabya juga penguatan peran  dakwah di rmhnya kelak.

Allahu a'lam

💝〰〰〰💝

2. Saya ingin bertanya bunda, keponakan perempuan saya, usia 10 tahun, senang menulis kisah kisah seperti dongeng seorang putri, sebaiknya bagaimana mengarahkan bakatnya ini bun?
Sekadar informasi, ia anak pertama, ayah ibu sudah berpisah. Ibunya wanita karir, sehari hari lebih sering bersama neneknya. Terimakasih bunda.

🌹Jawab🌹

Alhamdulillaah..berarti minat dan bakatnya sudah mulai kelihatan ya mba..barakallah

Mudah ko, beri dia buku2 ttg princess2 asli Muslim..Banyak ko buku2nya di pasaran.
Dan tampilan juga bahasannya girly banget..cocok ama anak2...'Ulya juga saya 'banjiri' dg buku2 sejarah tokoh wanita Islam ini... Spt buku *Cantiknya Akhlak Khadijah* terbitan Adi Bintang, itu buaguss banget buat bocah cewek 8 thn ke atas.

Juga byk buku ttg ssjarah hidup  fathimah ra, aisyah ra, para shahabiyah, ibunda para ulama ..buanyak ko...

Beri pemahaman bahwa mereka itu princess asli, ratu asli, hidup, dna karyanya nyata...anak2 merkmeka hebat2...terkenal smp sekarang... bukan khayalan.

Kuatkan pesan ttg sosok lelaki solih juga  ya mba. Belikan juga buku2 ttg pahlawan2 Islam lelaki..agar dia mendapat imaji positif ttg sosok lelaki yang akan dia pilih kelak sbg suami. agar dia terhindar dr keinginan pacaran..

.Ajak dia menuliskan kembali  kisah2 princess2 muslimah dan  pahlawabn muslim itu.
.Tuntun dan dampingi dia buat punya blog yang isinya khusus tulisan2 dia ttg para tokoh islam itu..
Jadi, mba arahkan dia selalu menulis resensi/review dari buku2 swjarah tokoh Islam yang mba berikan.

InsyaAllah bakatnya terarah ke jalan yang baik,  aqidahnya menguat, juga memberi dia modal memilih kriteria suami yang benar sjak muda.


Yang plg utama, DOAKAN dia agar Allah jaga dia terus mba. Doa seorang sosok ibu (yaitu mba sbgi tantenya) ke anaknya makbul lho. Manfaatkan kekuatan besar mba itu dg rutin mendoakan kebaikan bagi ponakan mba itu

Allahu a'lam.

💝〰〰〰💝

3. Assalamu'alaikum mba....
Saya Ria dari Depok.
Alhamdulillah saya berkesempatan mengikuti kulwapp ini. Alhamdulillah juga saya di karuniai dua putri yg masih batita (pertama 3y, 9m yg kedua 23m).

Saya ingin bertanya, putri pertama saya ini dulu saat masih usia 1th mau diajak sholat,tp ga mau pakai mukena, katanya mau kaya ayah 🤭, skrg sdh mulai mau pakai mukena klo sholat, tapi sering susah utk mengajak dy shalat. Klo adeknya di ajak sholat mau, mau pake mukena. Klo anak pertama saya diajak sholat jwbnya ga mau. Di ajak ngajipun lebih tertarik adknya drpda dy. Bagaimana saya harus menyikapinya bunda??

Seperti ilmu komunikasi, seperti apa contohnya yg harus dimiliki oleh anak perempuan.

🌹Jawab🌹

Usia 0-7 tugas mba buat anak *jatuh cinta* dg Allah, Rasul saw, shalat, shaum, dll dg cara *rutin pamer kesolihan* juga *berkisah isi alquran&sunnah* ke anak.

Jadi, santai aja.

Minta anak *menemani* mba shalat. Sediakan sajadah di sisi mba, siapkan mukena dan mainannya.
Bilang mba mau shalat, mjnta ditemani. Dia boleh milih ikut latihan shalat atau main..tapi tetep di samping mba..
Mba shalat dg auara ckp keras, dari semua gerakan dan ucapan hra jelas terlihat dan terdengar olehnya. Siap2 aja adu rame ama celoteh dia😅🤭. tapi jalami terus.


Ulya tuh ga suka diajak shalat, smp usia 5 thn baru mau.

Sejak dia usia 2 thn, tiap saya shalat saya hamparkan sajadah di sisi, penuh dg boneka2nya. Suara saya ktika shalat saingan ama celoteh ceriwisnya.

Usia 5 thn baru mau pake mukena.

Dia bilang mau latihan shalat pas 7 thn aja, ikutin sunnah nabi🤭.

Saya bolehkan
Siapa sangka, usia 6 thn sia bilang mau latihan shalat subuh dulu.

Usia 7 thn dia blg nambah shalat magrib&isya.
Eh usia 8 thn malah dia udah biasa 5 waktu plus tahajud

Saya ga pernah ajarin dia bacaan shalat. Dia hafal snndiri, dari rutin mendengarkan saya ketika shalat sejak usia 2 thn.
 Disuruh ngaji juga susah, ngabur mulu. apalagi krn tyt dia punya dyslexia.
Siapa sangka usia 5 thn dia semangat mah khataman, sehingga di usia 5,5 thn dia sudh kha
tam alquran perdananya😍.

Usia 8 thn dia sudah biasa baca alquran 1 juz sehari..DAN dia baru lancar membaca buku di usia 8 thn 😂...baru bisa baca jam usia 9 tahun🤭

Kebayang ga? pdhl dia udah biasa bangun tahajud sejak usia 8 thn lho.


Ternyata, anak *mendengarkan* ko, mereka *memperhatikan* ketika kita beribadah.

Jadi, tenang saja. Jadi CONTOH TERBAIK dlm urusan ibadah ke anak..insyaAllah pasti ada bekasnya kelak..
😇

💝〰〰〰💝

4. Assalaamu'alaikum.

Bunda, Alhamdulillaah saya memiliki kesempatan untuk belajar mendidik anak perempuan dengan cinta.
Saya memiliki 3 orang anak perempuan.
Usia 11, 5 dan 3 tahun.

1.Bagaimana cara untuk melatih supaya mereka selalu akur dan saling menyayangi.
2. Bagaimana cara mulai melatih mereka mandiri.

3. Bagaimana cara mudah membangunkan mereka untuk solat subuh ( terutama melatih yang berusia 5 dan 3 tahun )

Jazakumullah Ahsanal Jazaa

🌹Jawab🌹

1. Sering2 bercerita ttg BAHAGIANYA mba ketika hamil mereka. BERSYUKURNYA mba dikasih 3 bidadari seperti
mereka.
Biasa sebutkan 2-3 kebaikan2 mereka, perhatikan 2-3 sifat baik mereka berdasarkan asmaul husna


Misal kakak cerdas (rosyid) dan penyayang (rahiim)
 tengah lembut (lathiif) dan dermawan (darr)
adik pemaaf (rauuf) dan kuat aziz)

Buat mereka BANGGA krn dijadikan bidadari buat mba ama Allah. Dan krn Allah titipkan sifat2 baiknya Allah ke mereka.

Kalau saya, buat tangani rasa cemburu di antara mereka, cerita kalau saya sudah *mencintai mereka sejak blm lahir*  Saya sering csrita, waktu gadis saya minta ama Allah dikasih anak yang kek bla bla bla, yang mudah diajak buat mencintai Allah..eh terus Allah kasih suami kek ayah mereka yang ga pernah ninggalin shalat, menjaga wudhu  dan rajjn tilawah ( ini pesan tauhid yang sengaja saya ulang2 terus ke anak2...agar mereka mengikuti jejak kebaikan ayahnya, jadi mereka mudah memaafkan kekurangab ortunya krn mereka sdh 'dicekoki' pemahaman bahwa ortu mereka berusaha terus taat ke Allah...ini poin terpenting untuk membuat anak berbakti ke kita)
. Terus Allah kasih mereka, saya bersyukur bgt krn Allah kabulkan doa saya...saya sebutkan dua keutamaan sifat mereka (yang sebenarnya adl doa saya kepada mereka🤭). Saya ucapkan syukur ke Allah juga terima kasih ke mereka, sudah jadi hadiah yang nyenengin hati buat saya.

Sering2 aja begitu..biar mereka *bangga* jadi anak yang nyenengin hati ibunya krn Allah.

2. Mandiri ada tahapan2 usianya mba. Ini butuh bahasan satu sesi sendiri.
Kalau untuk anak usia thn, hra sdh mandiri toilet training .ajarin cara membersihkan dubur dg jari tengah kiri, ajarin wudhu wajib, biasain naro baju kotor di tmptnya, mulai mencuci piring sendiri dll)

3. Mba kisahkan ttg keutamaan shalat subuh, perintah Allah buat mandi sblm subuh (ada di surah Muddatstsir) , bikin janji buat bangun subuh bareng.
Pastikan sblm tidur dia ga makan byk karbo (susu manis, nasi, dll..ini bikin dia susah tidur dan akhirnya ngantuk waktu subuh)

Ketika mau subuh, mba bisikin doa bangun tidur, gendong, mandikan, pakaikan baju, letakkan dia di sisi mba yang mau shalat.(ajak bicara selama prosesi itu). gapapa dia dlm kondisi tidur/merem .

Abis shalat, mba doa kenceng2 sebah dia. coum dia bilang makasig dia sdh jadi anak hebat krn Allah pilih dia bisa bangun subuh dan mandi.

Terus doain dia agar cinta shalat. Ajak dia berdoa dan kasitwin artinya .

Doa cinta shalat, surah Ibrahim QS 14:40-41

💝〰〰〰💝

5. Assalamu'alaikum mb.
Saya Fara dari Ambon.
Putri saya usiany 3thn 10bln.Alhmdulillah skrg dah ngaji wlupun msh blm bgtu lncar.dia jg sdh bsa wudhu itupn sya blm ngajrin.dia cmn ikutin aj stiap sy mw wudhu.shlatpun dia ikutin wlupn kdang msih main".yg susah utk sy kndalikn dia yaitu saat dia BAK n BAB.klu dsuruh bukain pkaianx,dia gk mau sndri.bgtupn jg klu make pkaian.maunya saya/ayahnya .
Pertnyaan sy,gmna cranya utk melatih ank saya agar dia bisa mandiri dan lebih terarah.

🌹Jawab🌹

berarti motorik kasar dan halusnya blm mba asah..
Wajar dia gamau buka celana. Dia ga nyaman....
Mba latih sensor motoriknya dg baik..Rutinkan ajak dia olahraga lompat lari manjat berenang, olahraga ringan yang melatih tubuh untuk berjongkok dan tangan bisa  menyentuh lutut

Lagipula usia smp 5
-6 thn memang anak msih terus diawasi oleh ortu selama ke kamar mandi... untuk memastikan dia adh siap dilepas ke kmr mandi

Pastikan kondisi kmr mandi juga aman dan nyaman buat anak

Sediakan area kering jadi dia nyaman membuak celana ktika mau bak atau bab
.Byk faktor yang hrs diperhatikan dan dipersiapkan agar anak lulus toilet training

allahu a'lam

💝〰〰〰💝

🔚🔚🔚

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Untuk Bermain, Aku Diciptakan

Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesunggu...