Senin, 24 Desember 2018

Kenapa Berkisah?

"Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya akan dimintai  pertanggung jawaban" (QS. Al Isra : 35)

"dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran,  penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur" (QS.  Al Mu'minun : 78)

Pada ayat-ayat suci ini, akan terlihat  bahwa kata "pendengaran"  disebut sebelum kata "penglihatan" TANPA KECUALI.

Pada janin, dibulan kelima usia kehamilan telinga sudah berfungsi sebagai indra pendengaran, sementara mata, hingga usia kehamilan 7 bulan belum mampu melihat apapun  karena kelopak masih tertutup dan mereka tenggelam dalam tiga lapis kegelapan.

Seorang bayi akan memahami kata yang dia dengar lebih cepat daripada  memahami gambar dan tulisan yang dia lihat.


Fungsi pendengaran juga lebih penting dalam belajar mengajar  serta lebih tertanam  dalam ingatan seorang anak.

Mari melihat sejarah generasi salaf dimana Al Qur'an diturunkan, ayat-ayat diperdengarkan dan dihafalkan kemudian disebarkan.

Maka, sungguh...ayah bunda...berkisahlah.

Kisahkan pada ananda kisah-kisah teladan Nabi dan Rasul, kisahkan pada mereka sosok yang mencintai mereka, jauh sebelum mereka terlahir ke dunia, kisahkan mereka Iman Islam sebagai bekalan menghadapi fitnah dunia yang semakin menyesakkan ini.

#catatanEmakTricilZAM
#berkisah
#manfaatberkisah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Untuk Bermain, Aku Diciptakan

Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesunggu...