Oleh ust *Ahmad Jabir ST.MT*
Part 1.
Dirangkum oleh Umi Sholihah.
Kalau ditanya apakah kriteria anak sukses bagi kita? Mungkin setiap orang akan punya jawaban sendiri-sendiri ya.
Ada yang menjawab, anak sukses ketika mereka sudah menjadikan Rosulullah SAW sebagai idola mereka, sehingga perkataan dan tingkah laku mereka mencontoh baginda Rosulullah SAW. Ada lagi, anak sukses adalah anak-anak yang sudah bisa mengerjakan shalat tanpa di suruh-suruh lagi. Dan lain sebagainya.
Dan anak-anak yang sukses tersebut, pasti dilahirkan oleh orang tua yang sukses bukan?
Lalu, bagaimana kriteria orang tua yang sukses?
Sudahkah kita menjadi orang tua yang sukses untuk anak-anak kita?
Kalau belum, apa yang sudah kita lakukan untuk menjadi orang tua sukses?
Atau jangan-jangan, kita tidak pernah memikirkan hal tersebut sebelum membaca tulisan ini. 😰😰
Kita lalai tidak pernah mengevaluasi diri kita sendiri, akan tetapi kita sibuk mengevaluasi kesalahan anak-anak kita setiap hari. 😭😭
Kesuksesan yang dimaksud disini, bukanlah kesuksesan yang di ukur dengan materi saja. Kesuksesan yang dimaksud disini adalah, *ketika kita mampu mengantarkan anak-anak sukses ditengah keterbatasan kita.*
Karena sejatinya anak-anak adalah amanah yang akan kita pertanggung jawabkan nanti di hadapan Allah SWT.
Karena seringkali, setelah kita mendapat ilmu parenting, keinginan untuk memperbaiki diri sangat menggebu-nggebu, akan tetapi akan semakin menghilang seiring dengan berjalannya waktu dan kesibukan kita.
Di bawah ini adalah model 100% skor, tips untuk menjadi orang tua sukses.
1. Niat yang ikhlas.
Kita niat dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki diri, karena ketika tidak sungguh-sungguh, maka kita akan sulit untuk mengevaluasi diri. Karena kesuksesan bukan diukur dengan kecerdasan, kekayaan, atau banyaknya fasilitas yang kita punya. Dan dengan keterbatan yang kita punya, bukanlah menjadi hal yang mustahil untuk mengantarkan anak-anak yang sukses.
2. Yakin bisa.
Bukankah Allah sesuai dengan prasangka hambanya.
3. Kesungguhan upaya.
4. Kesungguhan berkorban.
Entah berkorban waktu untuk menghadiri parenting, entah berkorban dengan keegoisan kita, ajak anak-anak bermain, ajak anak-anak mengobrol. Dan lain sebagainya.
5. Kesungguhan tawakkal.
Kita sebagai orang tua harus siap segera memperbaiki diri karena anak-anak adalah, cermin dari orang tuanya masing-masing.
WaAllahu'alam bishawab
#ilmuparenting
#menjadianakanaksukses
#menjadiorangtuasukses
#orangtuasuksesmelahirkananaksukses
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bukan Untuk Bermain, Aku Diciptakan
Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesunggu...
-
//Musuh Terbesar Orangtua dalam Mendidik Anak// Oleh : Nay Beiskara _Musuh terbesar dalam mendidik anak-anak, bukanlah internet, televis...
-
.. 💐Itu udah bener mba. Mgkin jadwal anak2 kami ketika usia 0-7 thn bisa jadi masukan: 04.30 Bangun dan mandi.Anak2 sudah wangi siap d...
-
Fatwa Syaikh Ibrahim bin Amir Ar Ruhaili hafizahullah (Guru pasca sarjana jurusan Akidah di Universitas Islam Madinah dan pengajar teta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar