Minggu, 02 Desember 2018

Ummi dan Abi ajarkan anak-anak kita tauhid yaa

Bismillahirrahmanirrahim

Ummi... Abi...
Ajarkan Anak-anak kita TAUHID sejak dini. Bahkan sejak mereka baru dilahirkan.
Ajaklah mereka bicara, walaupun usianya belum genap satu hari.

"Bismillah... nak minum susu yuk, ASI ibu ini dari Allaah, Allaah yang menjadikannya Makanan untukmu saat ini. Semoga Allaah memberkahinya..."

Ummi.. Abi...
ketika engkau mendapati anakmu terjatuh, terbentur dinding, terguling, lalu seketika mereka menangis hingga menjerit kesakitan,
Jangan katakan "Uuh Sayang, mana yang sakit nak? Temboknya nakal ya? Pukul ya..."
Jangan umm.. jangan abi..
jangan ajari mereka untuk "marah" kepada Takdirnya.
Jangan ajari mereka untuk "kecewa" kepada Takdirnya.

Jangan ajari mereka untuk "membalas" setiap hal yang tidak baik yang menimpa dirinya.
Kita tidak sadari, kita sedang mendidik mereka menjadi pribadi pemarah, pendendam & mengajarkan kepuasan untuk membalas sesuatu yang buruk yg menimpanya.

Ini akan membekas dan tertanam dalam dirinya hingga dewasa.
Ya ummi.. abi... hingga dewasa. Jika tidak segera engkau perbaiki.

Ummi.. abi.. ajarkan mereka TAUHID...
ajarkan mereka kalimat "Qoddarullaah" dan "Qoddarullaahu Wama Sya'a Fa'ala"
Ajarkan mereka beriman kepada Takdir Allaah.

Dengan begitu, mereka akan memiliki hati yang lapang, jiwa yang tenang. Mereka tidak akan menjadi si kecil yang pemarah, mereka tidak akan mudah kecewa terhadap sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendaknya, karena dengan memahamkan mereka kepada Tauhid, mereka akan mengetahui dan menerima bahwa kehendak Allaah lah satu-satunya yang terbaik. Mereka akan memiliki hati yang terikat dengan RabbNya. Mereka akan memohon terus menerus kepada RabbNya... akan sering mendatangi RabbNya dengan bibir dan Jari2 mungilnya.
Ketika kesedihan menyapanya, mereka akan berlari menuju Allaah.

Mereka mampu melenyapkan rasa takutnya karena mereka yakin bahwa Allaah akan melindunginya. Mereka mampu menahan emosinya, karena mereka mengerti bahwa Tidak ada satupun perbuatan Allaah yang sia-sia. Mereka semakin hari akan semakin memahami, bahwa Takdir Allaah maha sempurna.
Bandung, 07:12 AM

📝 Cherry Ummu Nathan @muliadengansunnah
Baarakallaahu Fiikum..
Semoga Allaah ﷻ senantiasa menjaga keluarga kita dari Api neraka.
Semoga kelak, Allaah ﷻ menjadikan Surga Firdaus sebagai tempat terakhir untuk kita dan keluarga berkumpul selamanya.
Allaahumma Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Untuk Bermain, Aku Diciptakan

Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesunggu...