Senin, 26 November 2018

Stop Ngomel ya bunda2 cantik

Rasulullah bersabda "Allah merahmati orangtua yang membantu anaknya berbakti kepadanya"

"Bagaimana caranya membantu untuk berbakti, Yaa Rasulullah"

"Dia menerima yang sedikit darinya, memaafkan yang menyulitkannya dan tidak membebaninya serta tidak pula memakinya"

Ada empat hal penting dalam menghadapi anak-anak kita agar mereka berbakti kepada kita kelak.

🍉Terimalah yang sedikit dari anak, maka setiap anak akan menjadi istimewa di hapadan kita.

🍇Maafkanlah yang menyulitkannya, maka dada kita akan terasa lebih lapang menghadapi mereka.

🍊Jangan membebani anak, maka kita akan melihat perkembangan anak-anak kita yang menakjubkan. Sehebat apapun anak kita, jika terlalu banyak menanggung beban ambisi kita, membuat potensi mereja kerdil dan tak akan mampu berkembang.

🍈Tidak memaki anak. Anak-anak yang dibesarkan dengan makian, menurut Dorothy Law Notle akann belajar rendah diri (bukan rendah hati).
Anak-anak yang dibesarkan dengan caci maki juga akan belajar mengobarkan permusuhan dalam dadanya, sehingga dia sulit menumbuhkan persahabatan hangat dan penghormatan yang tulus.

Khairul kalam kalamullah, khairul huda huda Muhammad. Sebaik-baik perkataan adalah kalam Allah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah, Muhammad Shallallahu'alaihiwasallam.

Kita harus terus mencari ilmu agar dapat mendidik anak-anak kita dengan baik sekaligus tepat, kita perlu belajar menata hati dan membenahi tujuan. Berilmu saja tidak cukup, kita mesti memiliki kekuatan hati untuk ikhlas menerima pipis mereka, celoteh, kerewelan nya maupun pertanyaan yang teak henti mengalir di saat kita tidak ingin diganggu nyamuk sekalipun.

Tanpa ada kekuatan hati, ilmu yang kita miliki tak banyak memiliki arti.

sumber bacaan : Saat Berharga untuk Anak Kita

- miya -

#orangtuantingomel
#belajarmenjadibaik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Untuk Bermain, Aku Diciptakan

Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesunggu...