Selasa, 24 April 2018

MENGASUH DENGAN SAYAP PATAH


By : ust. Bendri Jaisyurrahman

Mengasuh dengan sayap patah lebih ke arah sosok ibu yang mengasuh anaknya tanpa kehadiran suami, seperti bunda Hana yang mampu menjalankan perannya walaupun suaminya telah meninggal dunia (keluarga Imron). Suami mendapat ganjaran pahala ketika memilih pasangan yang tepat, ketika suami ada di luar, istri mengasuh anaknya. Wanita tidak populer dalam hasanah sejarah tapi bukti kesuksesannya ditampilkan oleh suami atau anaknya.

Sesungguhnya Allah memilih Adam, Nuh, Ibrahim dan keluarga Imron sebagai contoh untuk kita.

3 Jenis Single Parent :
🌺 Terpisah kematian. Seorang wanita akan bersama suaminya yang terakhir. Wanita tidak ingin menikah lagi karena suaminya yg dulu seorang yg baik inilah alasan wanita bertahan dg status jandanya. Wanita rela bertahan karena ingin bertemu dg suaminya di akhirat
🌺Terpisah Hubungan Nikah. Dalam Islam suami tetap memberikan nafkah karena istri berkontribusi dalam mendidik anak-anaknya. Bila kita cari dalam kitab Islam. Single parent dalam Islam jarang.
🌺Terpisah Waktu yang Lama
Single parent menanggung beban seorang diri. Kisah nabi Ibrahim dan Hajar. Ibrahim hanya datang tiga kali. Pertama kali ketika akan menyembelih Ismail. Kedua ketika Ismail menikah. Ibrahim membangun ka'bah.

Ummahat terdahulu berpisah dg suaminya yg lama. Karena suaminya seorang mujahid pernah pulang 30 th sekali (Faruq).
Di zaman now sedikit karena skg sudah ada teknologi yang membantu.

Kebutuhan Anak
🏀 Cinta dan Perhatian. Jangan sibuk mengenang hubungan dengan mantan, anak butuh cinta dan perhatian. Ibu yg suaminya meninggal, banyak menangis lalu anaknya tidak dihiraukan.
🏀 Materi (nafkah) diambil alih oleh ibu atau ayahnya (bila masih hidup). Kebutuhan dasar harus dipenuhi
🏀 Stimulasi fisik dan akal. Akal harus distimulan supaya pribadi yg berpikir.

Single parent harus memikirkan cinta dan perhatian. Untuk pembahasan materi ini Islam memikirkan masalah single parent dengan membe ntuk amil zakat. Ibu berpikir untuk mengasuh karena sudah ada amil zakat.
Bila sistem ini berjalan tidak ada single parent yang galau.

🌷1. Sadari Tak ada super parent
🎀 mengakui kelemahan diri bukan melemah lemahkan diri. Pengasuhan bermula dari positive thinking. Bagaimana konsep pengasuhan anak bahagia bersama kita.
🎀 anak belajar BUKAN untuk sempurna tapi memperbaiki diri setiap saat - bersikap jujur terhadap anak.
🎀 menghitung kelemahan dan kekuatan. Meminta bantuan kepada kerabat terdekat. Bahwa untuk mendidik anakny, Imron menyiapkan diri untuk pengasuhan anaknya agar kelak menjadi anak salih. Dipilihnya nabi Zakaria, test yang unik dengan menulis suhuf2 dari kitab terdahulu dari nabi sebelumnya. Pulpennya dilemparkan ke sungai. Siapa yg pulpennya hanyut tidak berhak mengasuh anaknya. Siapa yg pulpennya timbul dan melawan arus dialah yg berhak mengasuh.
Berbeda dengan zaman now, banyak ortu yang punya anak perempuan mengikuti "arus" dalam pengasuhan.
Ali Imron ayat 37. Caranya wanita mendapat rizki dengan 3 cara (sampai Zakaria bertanya dari mana semua ini Maryam?):
1. Menjaga kesucian wanita. Maryam, wanita yg tidak pernah disentuh oleh lelaki manapun
2. Sering aktif dalam terlibat aktivitas masjid. Maryam adalah marbot masjid. Tinggal di mihrab. Maryam meyakini bila dia melayani Allah, rumah Allah dibersihkan dan dirawat maka Allah langsung yg gaji.
3. Memperbanyak ruku dan sujud
Hana mendapat bantuan pengasuhan dari sosok nabi Zakaria.

🌷2. Merawat diri
🏜senantisa beremosi dan berpikiran positif. Jika emosi negatif akan seperti tempat sampah dan membuat anak tidak nyaman dengan anaknya. Anak tidak nyaman karena ibunya marah2 terus. Kebutuhan dasar ini penuhi dulu. Super parent itu tidak ada jadi libatkan banyak orang seperti kakek dari si anak, paman. Ketika ayahnya meninggal, fungsi keluarga menggantikan peran ayahnya, kakeknya mengambil pengasuhan
Marah dalam Islam, manajemen merawat diri adalah dg menjaga wudhu. Emosinya lebih tenang. Bila marah perkecil pergerakan dengan menelungkupkan diri, bila lagi berdiri sunnahnya duduk. Bila membesarkan badannya maka akan semakin marah.
Ketika sedih tidak diperbolehkan mengecilkan gerakan. Hirup nafas dengan memohon pertolongan Allah dengan sujud, salat. Memperbesar diri dengan bertakbir. Orang secara spontan gerakannya besar. Bila sedih bentangkanlah tangan, hirup nafas pelan.

🌷3. Memberikan Kebutuhan Cinta
🌐Pesepsi cinta Ayah dan Bunda. Tidak boleh menjelekkan ayah. Sampaikanlah kebaikan sang ayah kepada ana supata tidak menebar kebencian. Perpisahan ini tidak membuat status anak berubah. Jaga lisan kita
🌐Tidak ada mantan ayah dan ibu
Kebencian anak kepada ayahnya karena pengasuhan kita yg disertakan kebencian kepada anak. Jangan sampai anak dihisab karena durhaka kepada ayahnya. Tidak boleh menceritakan keburukan ayahnya.
🌐Hindari curcol mengenai mantan
🌐Mengajarkan hormat kepada mantan pasangan
Bahaya bila ibu mengajarkan kebencian kepada ayahnya. Tidak ada pernikahan bila walinya (ayah kandungnya) tidak mau menjadi walinya karena hubungan anak dan ayahnya tidak baik.
🌐Tidak membebani anak. Anak butuh zona aman dan nyaman

🌷4. Berikan Waktu Yang Cukup
🏵Memberikan kesan yang baik saat bertemu
🏵Tidak terburu-buru. Posisi anak wanita menjadi istimewa ketika diajak ngobrol sambil berhadap hadapan dan duduk. Sunnahnya ketika mengobrol dengan anak posisinya sejajar.
🏵Nikmati setiap pertemuan bersama anak. Jangan berpikir yang lain. Fokus
🏵jauhkan penghalang (gadget dan lapi)memorable moment sampai berapa th akan ingat.

🌷5. Berikan Stimulan yang Tepat
💮Meminta pihak lain yg layak. Keluarga dekat jangan orang lain untuk menghindari fitnah
💮Belajar dari ibunda Maryam dan ibunda Rasulullah
💮Evaluasi dan mentoring yg menolong si ibu.

🌷6. Buka Jaringan
🌻Saling menguatkan dengan sesama single parent
🌻Referensi sekolah dan pesantren yg layak.
Nabi Muhammad di "pesantrenkan" usia 0-5 th karena kota Mekkah rusak, bahasanya rusak, di kampung belajar bahasa dan adab dari sosok ibu yang menyusuinya
🌻Fokus ke anak bukan untuk kesenangan ortu. Orangtua adalah wasilah ketika mencari pesantren atau sekolah harus sesuai dengan kebutuhan anak sehingga tujuannya tercapai.

🌷7. Doa sungguh-sungguh
🌺Jangan sepelekan doa. Doa itu engkau memikirkan Allah, doa memiliki efek jangka panjang seperti nabi Ibrahim, bila tidak dikabulkan hari ini maka Allah bisa kabulkan di kemudian hari. Harapan saja tanpa doa tidak mungkin.
Ketika Hana waktu hamil pernah berdoa meminta bayi yang dikandungnya menjadi seorang nabi. Namun ketika lahir ternyata seorang wanita. QS. ALI Imron ayat 5 muharrorok (pembebas/juru selamat) Hana punya harapan anaknya menjadi juru selamat. Tapi yg lahir Maryam. Tapi cucunya Hana menjadi nabi.
🌺Doa punya manfaat jangka panjang
🌺Mengetuk pintu langit agar menjaga anak saat terpisah
🌺Belajar dari Ibrahim

- catatan miya -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Untuk Bermain, Aku Diciptakan

Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesunggu...